BAGAIMANA CARA KAMU MINUM MENGGUNAKAN BOTOL ITU?


Botol minumku ternyata sama dengan salah satu dosenku. Warnanya dan bentuknya sama. Ketika pertemuan keempat kuliah yang diajar oleh dosen tersebut, baru aku sempat bisa ngobrol ringan dan memberitahukan soal kesamaan ini.

Ketika aku memberitahu hal tersebut, ibu dosenku itu langsung bertanya, “bagaimana cara kamu minum menggunakan botol itu?” jujur, dalam hati, aku agak bingung dengan pertanyaan itu. Menurutku, cara minumnya ya tidak ada yang berbeda, sama seperti orang lain minum.

Akupun memeragakan cara aku minum. Kepalaku agak mendongak ke atas setelah aku membuka tutup botol dan aku minum.  Hal yang normal menurutku.  Namun, dosenku tersebut mengatakan bahwa cara aku minum tersebut salah.  Seharusnya, botol minumku tersebut, ketika aku mau minum, dipegang dengan posisi terbalik, berbeda dengan cara yang aku biasa lakukan, sehingga kepalaku tidak harus mendongak ke atas.  Dengan begitu, aku mencegah agar leherku sakit dan ini sangat baik untuk jangka panjang.


Wow.  Aku sangat terkejut sekaligus senang ketika mengetahu hal ini.  Sejak saat itu, aku selalu minum dengan cara yang dosenku ajarkan. 

Mengetahui konsep yang benar dan mengubah cara pandang dan kebiasaan yang selama ini dilakukan sebenarnya sangat memberikan dampak positif bagi diri sendiri. Hanya saja, tidak semua bagian dalam hidup selalu terbuka untuk menerima konsep yang benar.   Kalau cara minum adalah hal lebih mudah diterima serta dengan cepat berubah.   Baagimana jika karakter atau kebiasaan yang sudah mendarah daging sejak lama?  Dikritik saja sudah sakit.  Belum lagi untuk menerima, mengerti dan melakukan perubahan.  Itu bukanlah hal yang gampang. 

Lewat pengalaman ganti metode minum air dari botol minumku mengingatkanku agar bisa lebih membuka hati untuk menerima masukan yang menuntut perubahan karakter dan atau kebiasaan yang selama ini aku pegang dan lakukan.  Sebuah pelajaran berharga dari Allah.

Comments