AKU PENTING dan SPESIAL

SAKIT MAAG
Istriku pernah mengalami sakit yang luar biasa karena maag-nya kambuh dan itu terjadi ketika waktu sudah menunjukkan sekitar jam 2 pagi! Dan yang menjadi masalah lain adalah obat maag yang cocok dengan istriku sudah habis stok-nya di rumah. Mau tidak mau aku harus pergi ke apotik yang masih buka 24 Jam. Aku ingat walau sudah lama, ada apotik K-24 di daerah Gerendeng. Namun, ketika aku kesana, aku tidak menemukannya. Sudah tidak ada lagi apotik tersebut. Waduh! Aku bingung. Harus bagaimana. Istriku bilang tidak usah cari lagi biar dia tahan sampai pagi. Tetapi aku merasa bahwa pasti tidak mudah bagi dia. Aku juga tidak akan tenang dan tidak bisa tidur nyenyak.

Akhirnya aku memutuskan untuk pulang ke rumah tetapi melewati arah yang berbeda dari bisaanya aku lewati. Aku berharap ada apotik yang masih buka. Ternyata benar, masih ada dan aku bisa membeli obat maag yang cocok buat istriku. Aku mau pergi ke luar rumah di waktu yang sebenarnya cukup rawan karena aku tidak mau istri yang kucintai terus menahan sakit.

ANTAR MAKANAN
Hujan deras yang bisa dikatakan badai terjadi di satu daerah. Hujan tersebut membuat banyak masyarakat tidak mau keluar rumah atau bekendara di jalan raya. Sangat berbahaya dan potensi terjadi peristiwa yang tidak diinginkan sangat besar.

Di satu sisi, seorang ayah, yang sedang lembur di kantor, mendapat kabar bahwa anaknya yang usianya belum sampai 2 tahun sedang sakit dan butuh dibelikan obat. Jarak yang jauh sebenarnya membuat kesulitan bertambah. Tetapi sang ayah ketika mendengar berita tersebut tanpa pikir panjang langsung pulang dari kantor dan mampir membelikan obat tanpa menunggu hujan badai tersebut reda.

BERSIFAT PERSONAL
Seorang anak manusia, yang lahir di Sumatera, di keluarga yang sangat religius, mendapati bahwa dirinya adalah manusia yang penuh dengan dosa. Air mata menetes ketika orangtuanya menceritakan bahwa Sang Pencipta datang ke dunia, lahr di kandang domba dan mati di kayu salib untuk menebus sang anak.

Ketika istri sakit, sang suami rela cari obat malam-malam. Ketika sang anak sakit, sang ayah rela menembus hujan badai. Bagi sang suami, sang istri adalah pribadi yang penting dan spesial. Begitu juga sang anak bagi sang ayah.

Bagi Sang Pencipta, aku adalah pribadi yang penting dan spesial sehingga Dia rela datang ke dunia, mati disalibkan demi menebus dosaku sehingga Dia bisa kembali berelasi denganku.

Aku PENTING dan SPESIAL bagi Allah. Sebuah kalimat sederhana dan namun bermakna cukup dalam bagiku yang bisa mewakili pesan Natal yang sesungguhnya yang bisa jadi semakin tidak menjadi penting bagi dunia saat ini. Padahal hal ini hal yang luar biasa. 

Hal yang luar biasa menjadi biasa saja karena fokus jaman secara sadar atau tidak sadar mengajak manusia berfokus pada hal-hal lain yang dianggap lebih penting dan spesial seperti pekerjaan, relasi, atau ekspresi diri ketika bulan Desember tiba. Natal sekedar selebrasi liburan tanpa pemahaman yang benar tentang pesan Natal yang sesungguhnya yang sebenarnya sangat bersifat personal. Aku dan kamu adalah penting dan spesial bagi Allah. Sekedar mengajak refleksi tanpa bermaksud menghakimi

Comments