SURAT UNTUK MAMI

Sudah 32 tahun lebih aku merasakan hal yang spesial. Hal yang spesial yang muncul dari orang yang spesial . Orang yang spesial karena diciptakan spesial oleh Allah yang Maha Kuasa. 

Beberapa hari lalu aku ngobrol dengan Mas Sigit (suaminya Rona) lewat BBM. Aku cerita tentang sudah selesainya pelayananku di pemuda gerejaku karena sudah datang Hamba Tuhan yang menjadi pembina resmi pemuda. Dia mendukung diriku untuk berdoa untuk pelayanan yang baru yang sesuai hal yang menjadi kekuatanku, yaitu RELASI dan PEMBINAAN.

Ketika dia mengatakan itu aku seperti baru sadar dua hal tersebut adalah kekuatanku selama ini dalam pelayanan. Ketika aku merenungkan lebih jauh lagi, aku melihat bahwa dua kekuatanku tersebut diwariskan oleh MAMI dan PAPI. Benar. Kalian berdua adalah INSPIRATOR utama dalam membangun relasi yang baik dan membina orang lain menjadi lebih baik.

Mami tidak pernah lelah untuk memikirkan bagaimana cara terbaik untuk mendukung orang lain dan itu dimulai dengan membangun relasi yang baik dengan orang tersebut.  Berulang kali aku dititipkan salam dari mantan jemaat GKY VTI yang telah pindah daerah atau teman-teman di Tanjung Enim untuk mami. Mereka tidak pernah melupakan mami karena mami memberikan kesan kenangan positif sangat mendalam ketika menjalin relasi dengan mereka. Aku percaya KASIH KRISTUS yang telah hidup dalam diri mami memancar sangat luas dan memberi dampak dalam membangun relasi dengan orang lain.

Terima kasih mam untuk inspirasinya yang spesial.

Di luar hal di atas, aku berharap mami bisa benar-benar “mengendalikan diri” untuk menjaga kesehatan. Mohon maaf untuk bahasanya yang mungkin agak terasa kasar. Aku hanya ingin mami tetap memberi dampak dengan lebih mengatur frekuensi aktivitas disesuaikan dengan kondisi mami yang SEMUA orang sudah tahu bahwa tidak sama seperti dulu lagi.

Aku tahu mami tidak suka mengeluh. Aku tahu mami kadang memaksa diri walau sudah sakit. Aku tahu mami tidak ingin merepotkan aku atau orang lain. Tetapi mami membuatku sedih ketika tetap memaksa diri. Aku rindu mami tetap sehat. Aku rindu mami tetap sehat.

Terima kasih mam untuk kasihmu padaku, lalu Oce dan Juan hingga hari ini. Terima kasih. Terima kasih.

Salam sayang dari keluarga Godlif
(Godlif, Oce, Juan)

Tangerang, 19 Des 2014 (Perayaan Hari Ibu Komisi Wanita GKY VTI)
twitter: @godlifjoy

Comments