SURAT SEORANG TEMAN

Sudah berapa lama kita kenal? Aku lupa :D … tidak penting. Yang lebih penting adalah bagaimana selama kita menjadi teman dan partner kerja kita bisa menyadari bahwa kita bisa saling belajar satu sama lain.Selain itu kita bisa menikmati dan nyaman dalam kerjasama dan pertemanan kita.
Ah, aku tidak pandai bicara. Aku lebih suka menulis. Oleh karena itu aku menulis beberapa hal yang ingin kusampaikan kepadamu selama aku menjadi rekan kerja di divisi dan ruangan yang sama. Aku menyampaikan ini dengan tidak ada maksud negatif. Aku berani mempertanggungjawabkannya kepada Tuhan.

Aku saat ini berada dalam posisi secara resmi diberi tanggung jawab untuk mengurus SIS MSHS termasuk mendukung kamu melakukan tanggung jawab. Sebelum ini mungkin kamu melihat aku sering bilang ke kamu untuk tanya ke Hube jika ada hal-hal yang kamu tanyakan padaku terutama dalam hal-hal penting. Aku memang memberikan usul tetapi aku sering minta kamu konfirmasi ulang ke Hube. Mengapa? Karena walau aku lebih senior, tetapi secara struktural, aku sama dengan kamu. Aku tidak berhak memberikan instruksi tetapi sekedar nasehat atau usul. Sekarang, ketika ada tanggung jawab resmi yang disampaikan oleh Hube, aku berharap kamu tetap melihat bahwa bukan karena “status”ku sudah diresmikan menjadi officer sehingga kamu mendengar aku tetapi seperti aku pernah bilang, kita berdua sama-sama baru di MSHS dan aku berharap kita berjuang bersama-sama melakukan tanggung jawab kita dengan maksimal.

Sebelum kita jadi rekan kerja di MSHS, aku sudah banyak mendengar tentang pergumulanmu sejak masuk ke sekolah ini.  Seperti pernah beberapa kali aku sampaikan, situasimu saat ini adalah situasi yang hampir sama dengan yang aku alami ketika awal masuk kerja. Aku sadar situasi saat ini adalah situasi yang sebenarnya ingin sesegera mungkin bisa kamu tinggalkan. Tidak cocok, tidak pantas, tidak mampu, tidak menikmati mungkin adalah kata-kata yang sering kamu pikirkan selama bekerja di tempat ini.

BISA JADI mungkin tempat ini bukan akhir dari perjalananmu dalam bekerja. Tetapi saat ini adalah tempat kamu bekerja. Kamu DILIHAT sesama rekan kerjamu serta atasanmu juga.  Bagaimana kamu bersikap mau tidak mau DINILAI oleh orang lain. Di bawah ini adalah beberapa hal yang bisa kamu renungkan dan pertimbangkan agar kamu sendiri bisa mengevaluasi diri dari sisi yang lain. Kamu sendiri bisa menilai dirimu sendiri dan apa yang kusampaikan adalah evaluasi dari aku sebagai orang lain yang berinteraksi denganmu di tempat kerja saat ini.

1.       KRITIS
Di departemen kita, kita diajak untuk belajar berpikir bukan sekedar melakukan rutinitas pekerjaan sehari-hari yang sudah kita ketahui dari staf-staf yang sebelumnya ada di posisi kita. Oleh karena itu kita harus kritis. Jangan sekedar copy paste apa yang dilakukan mereka sebelumnya. Jangan mengganggap semua yang dilakukan sebelumnya oleh staf-staf terdahulu itu benar. Jadi sebelum mengikuti kebiasaan lama, harus diperiksa terlebih dahulu apakah hal tersebut benar atau tidak

2.       TELITI
Tantangan dalam pekerjaan kita adalah KETELITIAN. Belajarlah lebih teliti untuk hal-hal kecil terutama informasi yang harus disampaikan kepada orangtua, murid atau guru. Kekurangtelitian akan berdampak besar. Tentu kamu ingat pengalamanmu sendiri dan pengalamanku yang pernah kuceritakan tentang hal ini. Triple check. Diperiksa jangan hanya satu atau dua kali tetapi tiga kali dan jika memungkinkan minta orang lain juga memeriksanya.

3.       BERTANYA DI AWAL BUKAN KETIKA SUDAH “KEPEPET”
Bertanya…bertanya dan bertanya… jangan gengsi untuk bertanya kepada sesama rekan kerjamu. Jangan malu. Bertanyalah jauh sebelum “deadline” tugasmu. Biarlah inisiatifmu semakin bertumbuh. Harus berani bertanya.  Aktif jangan pasif.

JANGAN MENUNGGU DITANYA LAGI UNTUK MEMBERIKAN JAWABAN
Jika seseorang bertanya kepadamu, jangan menunggu dia bertanya kembali untuk memberi jawaban, tetapi segera berikan jawabannya setelah kamu ketahui,. Jika belum ada jawabannya,kamu tetap update bahwa belum ada jawaban.

4.       CARI SOLUSI
Jika ada masalah yang harus diselesaikan dan tidak tahu jawabannya, jangan langsung bertanya kepada aku atau orang lain, tetapi coba kamu cari alternatif solusinya dan diskusi dengan aku atau orang lain. “Menurutmu bagaimana?” Itu pertanyaan yang akan lebih sering kamu dengar selain “kamu sendiri usulnya apa?”. Sebelum bertanya ke aku, coba belajar untuk sudah siap dengan usul dari kamu sendiri sebagai solusi.

5.       JANGAN PANIK & EMOSIONAL
Ada banyak hal tidak terduga dan tidak diinginkan terjadi selama ini. Bahkan mungkin di masa depan. RESPON kita terhadap hal-hal tersebut harus tepat. Jika ada masalah yang mendadak, jangan panik, emosional dan langsung berpikir negatif. Tenangkan diri.

6.       SEBAR INFORMASI
Jika ada informasi dari departemen lain, belajar untuk menyebarkannya ke teman-teman yang lain sehingga jika ada yang bertanya ke mereka, bisa dengan cepat dijawab. Ingat divisi kita adalah School Inforation and Services. Pusat Informasi. Customer Service. Selain itu, jika ada pertanyaan dari orangtua yang tidak diketahui jawabannya, silahkan mencari informasinya dan bagikan lagi ke teman-teman.

7.       JANGAN MALU MINTA TOLONG
Jika membutuhkan pertolongan, jangan ragu-ragu untuk meminta tolong tetapi jangan pula bergantung pada orang lain. Aku yakin kamu bisa membedakannya.  Kamu bisa tahu kemampuanmu. Sampaikan aja permintaan tolong. Perkara orang lain bisa membantu atau tidak itu urusan kedua. Dicoba dulu. Tetapi ingat catatan di no. 4

8.       ASUMSI TANPA KONFIRMASI ITU TIDAK BERMANFAAT.
Jangan melandaskan banyak hal yang berkaitan dengan orang lain dengan asumsi-asumsimu sendiri tanpa konfirmasi ke orang tersebut terlebih dahulu. Bisa jadi faktanya atau kebenarannya berbeda dengan  asumsimu.

9.       LEPASKAN & MAAFKAN MASA LALUMU
Ini dugaanku. Aku merasa banyak kepahitan di hidupmu yang belum kamu lepaskan sungguh-sungguh sehingga aku melihat kamu tidak 100% damai sejahtera apalagi sukacita. Terasa masih ada yang membebani hidupmu. Lepaskanlah. Maafkanlah. Temukanlah teman sharing yang kamu percayai untuk menceritakan yang belum pernah kamu ceritakan ke orang lain. Orang itu harus perempuan bukan laki-laki sehingga lebih mengerti karena sama-sama perempuan.

Masa lalumu itu sangat mempengaruhi bagaimana kamu bersikap saat ini. Bagaimana kamu merespon ketika ditegur keras. Bagaimana kecenderunganmu yang tidak mau disalahkan bahkan cukup keras kepala. Bagaimana kamu cenderung  ingin menutupi kesalahan. Bagaimana kecenderunganmu yang ingin dilihat sempurna sehingga langsung down jika ada kesalahan. Bagaimana senyummu tidak terasa plong serta gaya jalan serta matamu yang terlihat ada beban yang sangat berat setiap hari melebihi beban Presidan RI Jokowi. Ini semua hanya dugaanku yang mungkin bisa salah karena aku tidak tahu dirimu 100%. Abaikan jika tidak benar.Aku mengatakan ini sebagai pihak luar yang berinteraksi dengan dirimu setiap hari. Mungkin bisa kamu tanyakan kepada Dita dan Yohana tentang dirimu. Sekali lagi ini hanya dugaanku.

UJUNG TOMBAK
Kita bedua saat ini di depan adalah UJUNG TOMBAK Divisi kita. Bagaimana berjalannya divisi kita dipercayakan kepada kita berdua. Sebuah ANUGERAH kepercayaan yang tidak sembarangan.  Bagaimana kita bekerja sangat berpengaruh pada kinerja divisi kita. Penuh tantangan dan tidak akan pernah bisa memberi dampak positif jika kita tidak mau terbuka untuk mengembangkan diri lewat terus belajar serta mau menerima kritik serta saran dari orang lain walau kadang atau bahkan seringkali menyakitkan bagi kita tetapi bagiku pantas jadi bahan pertimbangan.

Aku menyampaikan hal-hal ini bukan karena aku sudah sempurna. Akupun masih berjuang dalam hal-hal di atas. Aku terus perlu banyak mengembangkan diri. Jika kamu merasa keberatan dengan apa yang aku sampaikan, jangan ragu-ragu untuk menyampaikannya. Aku hanya memberikan pendapatku sesuai kapasitasku untuk berusaha mendukungmu, tetapi segala keputusan dan pilihan selanjutnya semuanya ada di tanganmu. Aku hanya berharap kamu TETAP SETIA. Kamu punya masa depan yang indah yang direncanakan Tuhan. Tuhan tidak pernah menjanjikan KENYAMANAN dalam merajut masa depan tetapi Dia BERJANJI untuk SETIA menyertai kita dalam masa-masa TIDAK NYAMAN pembentukan kita saat ini. Ingat tulisanku tentang ZONA TIDAK NYAMAN = … + … + …..
 Selamat berjuang. Aku terus mendoakanmu.
Yang mengasihimu, 18-19 Oktober 2014

Godlif

Comments