SAYA MALU DENGAN OM YUSENO

Tulisan ini aku bagikan sebagai satu bentuk hormat dan penghargaanku kepada seorang Bapak yang luar biasa, yang aku panggil Om Yuseno.
Mungkin hanya teman-teman gerejaku yang kenal dia. Tetapi ijinkan aku bagikan sedikit berkat yang kupelajari dari sikap hidupnya. Dia tidak terlalu aktif di gereja dalam hal pelayanan karena kesibukan kerjanya. Namun dia sangat setia datang ke ibadah hari Minggu, Persekutuan Doa, Persekutuan Rumah Tangga serta doa pagi jam 5 setiap Selasa, Kamis dan Sabtu.

Sebagai gambaran, jumlah yang datang setiap doa pagi tidaklah banyak karena mayoritas fokus mempersiapkan diri untuk bekerja. Jemaat  yang datang tidak sampai 5 orang ketika doa pagi. Salah satu yang selalu setia datang ke doa pagi tersebut adalah Om Yuseno.
Gambaran pribadi seperti Om Yuseno mungkin sudah sering kita dengar, atau mungkin keluarga kita atau kita sendiri melakukan rutinitas sama seperti yang dilakukan dia. Namun, ada sesuatu yang berbeda saat ini yang semakin memberkatiku.

MULTIPLE MYELOMA
Tapi saat ini dia sedang menderita penyakit Multiple myeloma. Multiple myeloma adalah sel kanker ganas yang berasal dari sel plasma (sejenis sel darah putih yang dihasilkan di sumsum tulang). Sel plasma normal bertugas untuk menghasilkan antibodi yang melawan infeksi dan kanker sel plasma - sel myeloma berkembang biak pada sumsum tulang, yang membuat pasien tidak dapat menjalani kehidupan normal, kondisi tubuh antara lain seperti anemia, nyeri tulang, patah tulang, penurunan imunitas, gejala penyakit hypercalcemia, proteinuria, dan insufisiensi ginjal. (www.asiancancer.com)

Penyakit itu memang tidak membuat dia harus berbaring sepanjang hari di tempat tidur. Tetapi penyakit ini cukup berpengaruh pada aktivitasnya. Dia harus rutin periksa serta kadang-kadang harus diopname di Rumah Sakit ketika kondisi tubuhnya drop.
Dalam kondisi sedang mengalami penyakit yang cukup parah, yang membuatku malu adalah SEMANGATnya untuk SETIA beribadah dan datang doa pagi. Doa pagi jam 5 pagi!!! Tubuhnya sudah semakin kurus. Rambutnya sudah semakin berkurang. Semua kondisi fisik tubuhnya tidak dia gunakan sebagai alasan untuk BERHENTI bersekutu dengan Tuhan dan sesama saudara seimannya.

Dia TAHU BETUL kondisi tubuhnya. Dia yang paling tahu dan dia tahu sampai di mana batasnya. Serasa ditampar melihat semangatnya yang luar biasa. Aku yang sehat saja seringkali banyak alasan untuk bangun doa pagi. Tetapi dia setia. Dia sangat antusias memuji Tuhan. Ketika aku menjadi liturgis di kebaktian umum, aku melihat dia dengan dan merasakan sungguh-sungguh hatinya ketika memuji Tuhan dan itu member semangat ekstra memimpin ibadah saat itu.

Aku masih berjuang untuk terus meneladani Om Yuseno…dalam kondisi sehat saja terkadang rasa malas dan banyak pembenaran lain aku jadikan alasan agar bisa dan memang diterima oleh orang walau aku tahu KEBENARAN yang sesungguhnya berbeda dengan alasanku. Entah apa yang perasaan Tuhan ketika tahu banyak alasan yang kusampaikan sebagai pembenaran mengurangi waktu bersekutu denganNya secara pribadi atau bersama saudara-saudara seimanku. Untuk hal-hal yang POSITIF dan BENAR seringkali aku nomor tigakan, nomor empatkan daripada segala hal yang memberi KENIKMATAN pribadi.Terima kasih untuk tamparannya Om. Aku malu.

(Aku tulis buku SEUMUR HIDUP AKU SEKOLAH: kumpulan sharing pengalaman-pengalaman hidupku serta refleksi firman Tuhan. Jika berminat memesannya, silahkan hubungi aku via message di fb atau email godlifjoy@gmail.com jika tidak mempunya no hp atau pin BBM.)

Comments