KETIKA BOLA ITU TIDAK IDEAL

Saat aku menulis tulisan ini, aku sedang mengikuti PORSEKARY BINA NUSANTARA (Pertandingan Olahraga dan Kesenian Karyawan) yang adalah acara kegiatan rutin tahunan  antar divisi yang ada di BINUS. Aku bergabung di dalam tim Futsal Binus International School Serpong yang memakai nama Lengkong United. Selain Lengkong United, ada satu tim lagi yang mewakiili BIS Serpong, yaitu Lengkong City.

Tulisan ini aku buat sehari setelah pertandingan terakhir grup.Kami menang 3-1 dan kami yang sudah otomatis lolos karena sudah memenangkan dua pertandingan sebelumnya,(6-1 dan 11-0) akhirnya memastikan menjadi juara grup.

Sebelumnya aku mau cerita sedikit mengenai tim futsal lainnya, Lengkong City ketika melakukan pertandingan pertama mereka. Total jumlah pemain yang didaftarkan adalah 10 orang. Namun, ketika pertandingan pertama, yang datang bermain hanya 5 orang! Itu berarti tidak ada pemain cadangan. Dari awal hingga akhir tidak ada pergantian pemain. Yang luar biasa adalah mereka MENANG dan yang mereka kalahkan adalah JUARA BERTAHAN, tim yang menjadi juara tahun lalu.

MERASAKAN ITU BAIK
Perjalanan Lengkong City hingga pertandingan terakhir tidakjauh dari keterbatasan pemain setiap pertandingannya. Pertandingan kedua hanya 6 orang dan pertandingan terakhir hanya 7 pemain. Dua pertandingan terakhir mereka meraih hasil seri sehingga mereka lolos juga ke putaran berikutnya.

Pertandingan terakhir Lengkong United mengalami hal yang hampir sama. Ketika mau berangkat, ada informasi tiga orang pasti tidak bisa datang karena ada prioritas yang lebih penting dan sakit. Satu orang kami tunggu namun belum tidak datang juga sehingga kami berangkat tanpa dirinya.Total yang pasti datang ikut hanya 6 orang, dengan salah satunya sebenarnya rencananya tidak akan main karena masih dalam proses penyembuhan cedera kakinya.

Akhirnya kamipun merasakan situasi yang sama dengan Lengkong City, tidak full team. Rasanya benar-benar berbeda. Rasa lelah yang lebih terasa sangat pasti. Dan akibat dari itu, tentu permainan tidak bisa sebaik jika memiliki tenaga yang cukup. Namun, akhirnya aku melihat bahwa sangat baik merasakan sendiri bagaimana kondisi yang tidak ideal.

Dari kondisi tersebut aku akhirnya bisa belajar bahwa ada saatnya untuk mencapai tujuan belum tentu dengan kondisi yang ideal juga.Harapan kita tentu faktor-faktor penentu sebagai penunjang tercapainya tujuan bisa disiapkan atau disediakan dengan sebaik mungkin, seideal mungkin sehinggakita bisa optimis mencapai tujuan sesuai harapan.

Namun, harus disadari yang lebih sering dialami adalah kondisi yang tidak ideal namun tetap dengan tujuan atau target atau harapan yang tinggi. Apa respon kita ketika mengalami kondisi tersebut?

RESPEK
Nah, yang aku respek dan aku sendiri perjuangkan dalam diriku sendiri adalah pribadi-pribadi yang mau berjuang mencapai harapan yang tinggi walau kondisi yang dialami tidak sesuai harapan atau tidak ideal. Tentu ada banyak hal yang harus dilakukan atau banyak hal yang harus dikorbankan ketika hal tersebut terjadi, namun ada rasa puas dan rasa sukacita yang sangat besar ketika proses pencapaian tujuan tersebut dialami dan melihat penyertaan Tuhan memberikan penghiburan dan segala hal lain yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan yang dirindukan.

Di mana kamu ditempatkan? Apa yang menjadi tanggung jawabmu? Apa yang menjadi harapan atau target atau tujuanmu di tempat tersebut? Bagaimana kondisi di tempatmu? Pekerjaan, Studi, Pelayanan, Anak, Orangtua, Suami atauIstri? BERJUANGLAH!!! Jangan jadikan kondisi yang ideal menjadi alasan atau pembenaran untuk tidak melakukan sesuatu dengan maksimal sesuai kapasitas kita.Tuhan menyertai kita ketika hal yang dilakukan adalah benar.

Lengkong United maupun Lengkong City melaju ke putaranselanjutnya dan akan kembali bertanding. Aku tidak berharap kondisi yang tidakideal dengan jumlah orang yang bertanding sedikit kembali kami alami. Tetapi ketika kondisi tersebut tidak terelakkan, aku pribadi ingin tetap berjuang semaksimal mungkin.

Comments