DARI KECIL KE BESAR

Mendengar kata “dunia”, sekejap terlintas dalam pikiranku adalah ruang lingkupnya yang sangat luas, lebih dari satu negara. Konotasi seluruh dunia dalam konotasi kalimat “Cristiano Ronaldo dikenal di seluruh dunia” berarti semua negara di dunia mengenal Cristiano Ronaldo sebagai pemain sepakbola terkenal.

SELURUH BUKAN BERARTI SEMUA
Namun, jika benar-benar mengartikan gabungan dua kata “seluruh dunia”, sebenarnya tidak bisa diartikan sama dengan SEMUA. Kata “seluruh” lebih cenderung dalam pengertian MAYORITAS atau SEBAGIAN BESAR.  Dan konteksnya sering dimengerti atau diketahui oleh orang-orang yang mengerti atau suka satu bidang yang berkaitan dengan pribadi yang dikenal di seluruh dunia tersebut. Belum tentu orang yang tidak suka sepakbola mengenal Cristiano Ronaldo.  Begitu juga dalam kon teks daerah, belum tentu orang yang tinggal di pedalaman Papua kenal Cristiano Ronaldo. Televisi saja mereka mungkin tidak pernah melihat atau memilikinya. Intinya adalah mustahil untuk bisa dikenal 100% seluruh dunia. Selalu ada keterbatasan ruang lingkup.

Kosakata TERANG DUNIA dan GARAM DUNIA, pada akhirnya aku sadari  memiliki sebuah pengertian bukan dalam konteks SELURUH DUNIA yang tidak ada satupun orang yang tidak mengenal pribadi yang menjadi terang dan garam dunia. Dunia dalam pengertian ini pada akhirnya menggambarkan ORANG LAIN termasuk orang yang tidak mengenal Allah yang benar. Dunia dalam pengertian ini juga sebenarnya seperti bersifat multi level marketing. Kita bisa dikenal oleh satu atau dua orang, atau mungkin sekelompok kecil orang, namun pada akhirnya, satu dua orang atau sekelempok orang yang mengenal kita juga dikenal oleh satu dua orang lain atau sekelompok orang lain sehingga semakin luas “jaringan” pengenalan yang dimulai dari satu pribadi.

DARI TERKECIL KE TERBESAR
Dari terkecil hingga terbesar adalah istilah yang aku pakai berkaitan dengan Terang dan Garam. Dari ruang lingkup keluarga, tetangga, teman sekolah, teman kuliah, teman kerja, teman gereja kita seharusnya memulai menjadi terang dan garam. Ruang lingkup yang kecil dan dengan sistem MLM kita “dikenal” ke seluruh dunia.  Tanpa ada respek, pengakuan pengenalan dalam ruang lingkup yang kecil, akan sangat mustahil kita bisa menjadi terang dan garam di seluruh dunia. Jika keluarga, tetangga, teman sekolah atau teman kuliah, atau teman kerja tidak mengenal kita, maka jangan berharap ruang lingkup dunia mengenal kita.

DIKENAL APANYA?
Hal lain yang menjadi peringatan bagi aku adalah fungsi TERANG dan GARAM. Konteks dalam firman Tuhan Matius 5:13-16 adalah konteks fungsi yang sesungguhnya dari pencipta terang dan garam tersebut. Fungsi yang POSITIF. Oleh karena itu, menjadi terang dan garam haruslah dikenal karena “menjalankan” fungsi positifnya yang memberikan dampak positif bagi orang lain. Terang yang memberikan sukacita di tengah kegelapan, serta garam yang memberikan rasa enak di masakan. Jika kita dikenal lebih banyak karena hal-hal negatif yang sering kita lakukan atau yang menjadi sifat kita, maka kita bisa dikatakan bukan terang dan garam yang menjalankan fungsi sesungguhnya ketika diciptakan.



Seluruh dunia mungkin tidak bisa mengenal aku, tetapi aku bisa memberi pengaruh positif dari ruang lingkup terkecil sehingga seluruh dunia akhirnya menyadari dan menjalin relasi erat dengan Tuhan karena dampak dari ruang lingkup terkecil menyebar dengan sistem MLM.   

Comments