BUS 119

Aku hari ini bersyukur bisa bertemu dengan seorang rekan kerja yang biasanya kalau berangkat ke kantor menggunakan motor. Namun, ternyata dia jatuh sakit dikarenakan konsidi badannya yang tidak baik terutama karena selalu naik motor setiap hari kerja dengan jarak tempuh Tangerang – Jakarta – Tangerang yang dia perkirakan 3 jam menyita waktunya.

Akhirnya hari ini dia mencoba naik bis dikarenakan sudah beberapa hari tidak masuk karena sakit tersebut. Kami bertemu di bis 119 yang menjadi transportasi yang langsung mengantar kami ke depan kantor. Saat berangkat, dia bisa beristirahat selama perjalanan. Sebelum turun, aku menawarkan kepadanya untuk pulang bersama-sama dia nanti dikarenakan dia belum pernah pulang naik angkutan umum.


UNEG-UNEG

Ketika sore hari setelah jam kerja, kami sudah di bis 119 kembali ke Tangerang, kami bicara banyak mengenai pekerjaan. Persepsinya selama ini aku menikmati pekerjaan di perusahaanku sekarang dan dia dengan jujur mengatakan bahwa dia tidak. Sebuah tantangan yang luar biasa dia hadapi selama bekerja. Aku mengatakan bahwa aku juga. Diapun sadar bahwa kondisi yang kami alami sama. Sebuah situasi kerja yang tidak ideal atau tidak sesuai dengan harapan kami. Kami saling berbagi “uneg-uneg” dalam pekerjaan kami. Kami sadar bahwa tempat kami sekarang bukan akhir dari perjalanan kami.  masing-masing masih memiliki mimpi yang bisa didapatkan di tempat lain. Aku pun rindu sekolah lagi seperti yang pernah aku ungkapkan di tulisanku sebelumnya.


BERHARGA

Satu kesimpulan yang kami sadari kami sepakat bahwa walau tidak dalam kondisi ideal dan ketika mendengar cerita dari teman-teman di tempat pekerjaan lain situasinya pun tidak jauh berbeda dari kami, kami mendapatkan BANYAK PELAJARAN BERHARGA lewat pekerjaan kami sekarang. Kami bersyukur untuk hal itu dan tetap menjalani segala tantangan dalam pekerjaan kami sekarang dengan aku tetap berdoa dan ingin peka pada kehendak Allah di manakah tempat Allah berikan selanjutnya aku memaksimalkan segala talenta dan minat dan kemampuan yang ada dalam diriku.


SIKAP MAU BELAJAR ITU PENTING. Aku percaya Allah sampaikan itu kepadaku lewat hidupku.




Comments