Runner or Stander (dalam bahasa Indonesia)

Stephen Bly, seorang novelis barat  mengatakan bahwa pada jaman Amerika di masa lalu, ada dua tipe teman: "pelari" dan orang yang setia (bertahan). Ketika  masalah mulai dirasakan, "pelari" akan lari ketakutan-meninggalkan kita untuk semua bahaya yang kita hadapi. Tetapi yang setia (bertahan) itu akan tetap bersama dengan kita tidak peduli keadaan. Sayangnya, kita tidak akan tahu jenis apa yang teman kita telah sampai masalah datang. dan kemudian sudah terlambat-kecuali teman kita adalah seorang yang setia.

Daripada berkonsentrasi pada tipe seperti apa teman-teman di sekitar kehidupan kita,lebih baik kita melihat teman seperti apakah kita. Pada hari-hari terakhir pelayanan Paulus, ketika ia menunggu kematian, beberapa orang yang telah melayani dengan dia berubah menjadi "pelari" dan meninggalkan dia untuk menghadapi eksekus. Dalam surat terakhir, ia tercatat beberapa orang (seperti Demas) yang melarikan diri, dan ia mengatakan "hanya Lukas yang bersama dengan saya" (2Tim. 4:11). Lukas adalah seorang yang SETIA (bertahan). Alih-alih kecewa pada mereka yang telah meninggalkan dirinya, Paulus pasti sangat terhibur mengetahui bahwa dia tidak sendirian.

Amsal  mengatakan kepada kita bahwa "seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu" (17:17). Selama masa kesulitan, kita membutuhkan sahabat kita yang bisa diandalkan. Ketika orang yang kita kenal menghadapi masalah, seperti teman seperti apa kita-pelari atau setia (runner or stander) ? - Bill Crowder (our daily bread- 30 Okt 2010)

teman sejati setia bersama kita pada masa-masa kesulitan hadir di dalam hidup kita


Comments