BUNUH JIWA

Dalam film Shawsank Redemption, seorang tokoh bernama Brooks, mantan narapidana yang baru keluar dari penjara setelah 50 tahun, mengambil langkah bunuh diri karena walau dia mendapat apartemen dan pekerjaan dari pemerintah setelah keluar dari penjara, hidupnya terasa masih terpenjara dan penuh ketakutan. Dia tidak sanggup menyesuaikan diri dengan keadaan di sekitarnya yang sangat berubah dan berbeda.

ketika ketakutan muncul...yang ada hanyalah bunuh jiwa. kecuali jika kita mau berterus terang pada diri sendiri dan pada orang lain tentang ketakutan kita. jika tidak berani terbuka, maka seumur hidup ketakutan itu menjadi penghalang bagi pengembangan diri kita.

Tokoh lain, Red, yang juga keluar dari penjara setelah 40 tahun, mengalami ketakutan yang sama dengan Brooks. Tetapi janjinya pada seorang teman membuat dia akhirnya sadar bahwa HOPE is a good thing. The best thing, sehingga ia tidak bunuh diri namun mengambil langkah baru dalam hidupnya.
Melangkah dalam ketidakpastian dan perasaan sudah salah dalam mengambil langkah selalu memberi ketakutan bagiku… sepertinya hidupku selalu mengalami hal yang sama… aku harus melangkah dalam segala ketidakpastian...

DH oh DH
Ketika mengambil keputusan mengajar part time di Dian Harapan. Awalnya sepertinya ini langkah yang benar. Masuk minggu pertama sepertinya ini langkah yang salah. banyak hal yang harus aku perjuangkan dalam menyesuaikan diri. Yang paling berat adalah bagaimana bisa masuk ke dalam lingkungan siswa agar mereka bisa menikmati kelasku. Semua seperti berat. Itu perasaanku.
Aku menyadari Kata berat, selalu muncul pada diriku yang merasa bahwa aku berjuang sendirian dengan kapasitas yang tidak mencukupi untuk melewati perjuangan itu. Jika kita memiliki segalanya dan memiliki modal yang cukup untuk masa depan, kecenderungan kita adalah tidak peduli dengan Allah atau orang lain. Orang lain akan kita butuhkan jika memberikan sesuatu yang berguna bagi diri kita. Selama diri kita mampu melakukan atau memiliki hal-hal yang kita butuhkan, maka yang ada adalah EGOIS

BERAT JADI PENASARAN
Dalam hidupku, aku tidak memiliki banyak hal tetapi aku tetap tidak bergantung pada Allah. Akhirnya, kata BERAT yang muncul. Ketika dengan kerendahan hati merendahkan diri di hadapan Allah, maka rasa BERAT itu berganti pada rasa PENASARAN. Rasa penasaran bagaimana Allah menuntunku melewati petualangan iman yang Ia ijinkan aku alami. Rasa penasaran pelajaran apa yang Allah ingin berikan padaku lewat petualangan iman ini. 

Di akhir petualangan imanku di Dian Harapan, yang aku bisa lihat adalah Allah ingin terlibat dalam hidupku 100%. Sungguh aku bersyukur kepada Allah karena 3 bulan yang mengagumkan Dia berikan pada hidupku. Aku bisa mengenal lebih banyak pribadi dengan perbedaan karakter. Aku bisa menikmati persekutuan yang indah dengan guru-guru IPS yang luar biasa. Aku sungguh bersyukur mengenal mereka.

Menjadi guru lebih membutuhkan perjuangan daripada menjadi murid. Murid memang perlu mempersiapkan diri agar bisa mendapat ilmu sekaligus memiliki nilai yang baik. Guru tidak mencari nilai yang baik seperti murid, tetapi mereka mencari pengetahuan yang mereka gunakan bukan untuk kepentingan diri mereka tetapi bagi para murid. Terkadang tujuan yang sangat mulia ini tidak dipahami para murid sehingga terjadilah konflik. Memang tidak ada yang sempurna, tetapi ketika dalam ketidaksempurnaan ini terjadi rasa saling mengerti adanya tujuan yang baik dalam setiap pelajaran, maka yang terjadi adalah antusiasme dalam kegiatan belajar mengajar.

APA ADANYA vs ADA APANYA
Well. Tanggal 17 menjadi hari di mana aku kembali berpetualang di tempat baru yang membuatku kembali terus dibentuk Allah agar sepenuhnya berserah padanya dan percaya akan kesetiaannya. Ini bukan berarti lebih mudah tetapi ada kekuatan dalam menghadapi semuanya. Allah sangat mengasihiku. Dia menerimaku apa adanya, tetapi Dia juga ingin membentuk diriku lewat setiap petualangan sebagai pelatihan (training hidup) agar aku menjadi ADA APANYA SESUAI RENCANANYA karena memang aku sadari banyak karakter terutama rasa takut dan khawatir yang berlebihan yang harus hilang dari diriku dan Allah tahu itu bisa hanya dengan bersandar padanya. Ia memberikan banyak training aku menyadari itu dan berkomitmen untuk bergantung padaNya. Allah selalu menggunakan banyak cara training agar agar aku bisa tahu setiap karakter yang perlu dihilangkan atau dirubah. I have AMAZING GOD.

Comments