BERUSAHA BERLUTUT Menjelang John Ashcroft disumpah menjadi senator AS, ia berkumpul dengan keluarga dan teman-temannya untuk berdoa. Saat mereka berdiri mengelilinginya, Ashcroft melihat sang ayah mencoba berdiri dari sofa tempat duduknya. Karena kondisi keseatan ayahnya yang kurang baik, Ashcroft berkata kepadanya, “Tidak apa-apa, Ayah. Kau tak perlu berdiri untuk mendoakanku.” Ayahnya menjawab, “Aku tidak sedang berusaha berdiri, aku berusaha berlutut.” Tekad sang ayah mengingatkan saya pada suatu perjuangan yang kadang diperlukan untuk mendukung sesama orang percaya melalui doa. Di dalam surat Kolose, Rasul Paulus berkata bahwa Epafras adalah seorang budak “yang selalu bergumul dalam doanya untuk jemaat Kolose, supaya mereka berdiri teguh, sebagai orang-orang yang dewasa dan berkeyakinan penuh dengan segala hal yang dikehendaki Allah.” (Kolose 4:12). “Selalu bergumul” adalah terjemahan dari kata Yunani yang berarti pergumulan yang sungguh. Kata tersebut dipakai untuk menggambarkan para pegulat yang dalam pesta olahraga Yunani berjuang keras untuk mengalahkan lawan tandingnya. Epafras mendukung sesama orang percaya melalui doa supaya mereka menjadi dewasa dalam hidup mereka dengan sang Juruselamat. Meminta Allah untuk mengatasi segala rintangan pertumbuhan rohani dalam hidup sesama membutuhkan konsentrasi dan kedisiplinan kita. Apakah kita bersedia selalu “bergumul” di dalam doa untuk meminta Allah supaya memenuhi kebutuhan orang-orang yang kita kasihi? (Santapan Rohani, 28 September 2008) DOA SYAFAAT ADALAH PELAYANAN YANG SEJATI

Comments