C = S + nA

Just do it!...

Setiap orang memiliki pergumulan masing-masing. Ada yang bergumul dalam manajemen waktu, ada yang bergumul dengan karakter diri sendiri atau orang lain, ada yang bergumul dengan kecanduan pada aktivitas tertentu, ada yang bergumul dengan dosa.
Orang bertambah dewasa ketika semakin mengenali dirinya sendiri dan segala karakter atau kebiasaannya, dan tahu kelebihan dan kelemahannya sendiri.
Ketika dia mengetahui ada pergumulan dalam dirinya, dari hati yang paling dalam ia ingin lepas dari pergumulan tersebut.
Jika orang tersebut mau terbuka dan tidak menjaga gengsi, dia mau sharing kepada orang lain tentang pergumulannya.
SHARING adalah satu bagian dari PERUBAHAN (CHANGE). Namun, rumus perubahan tidak selesai dengan hanya kita sharing kepada orang lain.

C (Change) = S (Sharing) + nA (next Action).
ACTION selanjutnya, tindakan selanjutnya perlu dilakukan. Dan semua itu tidak bisa benar-benar berubah jika tidak dimulai dari KESADARAN diri sendiri.
Orang bisa memberi solusi, memberi nasehat, tetapi jika dari dirinya sendiri belum mau melakukan tindakan selanjutnya pada pergumulannya, perubahan tidak akan terjadi walaupun dia sudah sharing berulang kali.
Sama seperti juga relasi dengan Allah. Ada kenyamanan dalam hidup dari Allah, kita lupa relasi dengan Allah. Ada penderitaan, kita juga lupa relasi dengan Allah. Jika ada banyak kesibukan kita lupa Allah. Jadi tanpa kesadaran diri sendiri siapa Allah dan mengapa penting berelasi dengan Allah, maka Allah itu akan seperti mainan yang sangat bisa hanya menjadi pribadi yang “digunakan” ketika kita sedang mood mau bermain denganNya.
Perubahan menuntut ACTION tanpa harus menunggu muncul perasaan-perasaan positif atau motivasi yang membuat kita melakukan perubahan. Kita sudah tahu tetapi kita belum melakuakn.Kita LAKUKAN dulu tanpa harus DIMOTIVASI. Just do it!...
Sunggu kerinduanku rumus ini terjaga dalam diriku, teman-teman mahasiswa di JOY dan juga keluargaku di manapun mereka berada.

TMW dan Seminar

Aku dan tim inti punya kerinduan anggota JOY Timoho lebih beragam, bukan hanya mayoritas dari APMD, tetapi ada dari kampus lain seperti STIE IEU dan UTY.
Kendala untuk mengajak teman-teman STIE IEU yang mayoritas wanita adalah mereka juga mayoritas beragama Katolik. Cara pandang dari daerah mereka masih belum menganggap bahwa Katolik dan Kristen tidak mungkin berkumpul bersama untuk beribadah atau bahkan menjadi satu keluarga dalam sebuah komunitas.
Karena itulah Tanggal 12 November JOY Timoho bekerjasama dengan UKM Protestan APMD mau mengadakan seminar tentang Oikumene yang tujuann membuka pikiran teman-teman Katolik agar mau bertumbuh bersama dalam iman kepada Kristus dalam JOY.
Pembicaranya adalah Frater Vincent dan Bung Nelles Sapulette. Tolong doakan persiapan panitia, pembicara dan dana yang dibutuhkan.
Tanggal 22 November kami juga mau mengadakan Timoho Members Weekend (TMW) di Kaliurang. Tolong doakan agar TMW ini membuat teman-teman bisa mengerti tentang pelayanan dan juga semakin akrab satu sama lain.
Tolong doakan persiapan panitia dan beberapa pembicara. Tentu biaya juga tolong didoakan.

“ kesuksesan yang besar menuntut tanggung jawab— setelah dianalisa, ternyata kualitas yang dimiliki semua orang sukses adalah kemampuan memikul tanggung jawab.” (MICHAEL KORDA)

UNLIMITED GROWTH

Tim inti JOY Timoho sudah melakukan vision meeting. Semester ini kami mengambil tema: UNLIMITED GROWTH. Kami rindu anggota JOY Timoho meningkatkan relasi dengan Allah dan sesama hingga tanpa batas, tanpa ada hambatan (dari diri sendiri atau dari orang lain). Mendobrak batas-batas yang secara tidak sadar terbangun oleh diri kita sendiri atau dari faktor eksternal yang menghambat relasi dengan sesama dan Allah.
Karena itu tiap bulannya kami merencanakan tim inti sharing buku dan juga bible study yang juga mengundang anggota JOY Timoho yang sudah lama tetapi belum menjadi tim inti. Selain itu tim inti sepakat untuk semangat ikut pelatihan agar semakin dibekali untuk mendukung teman-teman baru.
Kami juga berharap lewat planning bulan OKtober, teman-teman bisa mengerti juga tentang Quiet Time, tujuan hidup dan juga relasi dengan lawan jenis. Ini kami masukkan dalam monthly planning JOY Timoho dengan tema DEEP RELATIONSHIP.
Tolong berdoa agar teman baru juga terbuka untuk ikut pelatihan dan berpikir tentang ikut ministri. Ada beberapa yang sudah mau ikut, tetapi mayoritas masih belum mengambil keputusan. Dari perhitungan tantanganku ketika presentasi tentang JOY di APMD, mereka diminta aktif selama dua bulan hingga akhir Oktober, lalu bisa mengambil keputusan, apakah mau bergabung di JOY atau aktif di organisasi lain. Tolong berdoa agar aku dan teman-teman inti dan senior JOY Timoho bisa menjalin relasi yang dalam dan membagi kasih yang tulus sehingga mereka melihat mereka memiliki keluarga yang mendukung serta pada akhirnya melihat JOY menjadi komunitas yang tepat bagi mereka.
Sungguh aku berdoa untuk seorang teman yang bisa dikatakan dari sikapnya dia adalah “leader” di antara teman angkatan 2008 agar dia bisa terus mempengaruhi dan menggerakkan teman-teman baru terus aktif di JOY selama masa adaptasi ini hingga mereka benar-benar secara pribadi merasa nyaman di JOY.

JOY KALABAHI

Seka, salah satu alumni JOY Timoho yang berasal dari Kalabahi Alor telah kembali ke daerahnya.
Aku bersyukur karena semangatnya untuk melayani anak muda dan berjuang mendukung mereka untuk berubah.
September lalu dia membentuk JOY Kalabahi yang anggotanya adalah anak SMA dan juga mahasiswa perguruan tinggi yang ada di Kalabahi.
Ada banyak bekal yang ia sudah dapat selama di JOY Yogya dan itu merupakan modal yang berharga bagi JOY Kalabahi.
Tolong doakan untuk komitmen anggota dan juga semangat tim inti yang dibentuk. Tolong doakan juga agar ada kerjasama yang baik dengan perguruan tinggi yang ada di sana sehingga bisa mendukung dalam hal fasilitas dan jumlah yang bergabung bertambah.
Tolong doakan juga agar jika Allah berkenan kami bisa melakukan MISSION TRIP ke Kalabahi tahun depan. Biayanya tiap orang untuk transportasi Rp 1 juta. Kami ingin menabung dan juga mencari sponsor. Untuk penginapan dan makan selama di KAlabahi Seka sudah menjamin semuanya mereka yang dukung.

650.000



Tetap aku rindu JOY Timoho bisa memiliki tambahan transportasi agar bisa mendukung aktivitas pelayanan di sana.
Sangat bersyukur karena sampai saat ini sudah ada dukungan dari berbagai pihak sebesar Rp 650.000.
Saat ini aku berpikir kredit motor dengan uang muka Rp 1 juta. Lalu akan ada cicilan sebesar Rp 350.000 tiap bulan. Aku sadar aku perlu memiliki sebuah tim yang berkomitmen untuk mendukung cicilan ini. Sampai sejauh ini ada komitmen sebesar Rp 250.000 dari berbagai pihak. Dariku secara pribadi, pendukungku dan juga salah satu alumni. Memang masih perlu tambahan anggota tim ini. Tolong doakan agar Allah menunjukan jalan yang tepat. Jika memungkinkan ada dukungan, kami lebih memilih untuk membeli motor merk Honda walaupun hanya motor second.
Tolong doakan kebutuhan ini

“Janganlah buang waktu untuk menutupi kegagalan. Belajarlah dari kegagalan anda dan majulah terus menghadapi tantangan berikutnya. Gagal itu tidak apa-apa. Jika anda tidak gagal, anda tidak bertumbuh” (Stanley judd)

Mmm...padat berisi

Memang tidak bisa dipungkiri bulan Oktober semakin banyak aktivitas baru di luar aktivitas rutinku. Serasa semakin padat dan berisi kehidupan pelayananku.
Aku belajar mengembangkan kapasitasku dengan menjadi moderator sarasehan dating tanggal 11 Oktober dan juga mengajar calon staf dengan topik etos kerja dan disiplin staf JOY serta peran staf dalam pelayanan.
Tolong doakan agar aku bisa mengandalkan hikmat Allah saja.
Aku juga mulai mengajar kursus komputer di Timoho setiap hari Kamis jam 14.00, Jumat jam 15.00 dan Sabtu, jam 14.00 dan jam 16.00.
Dan terakhir tanggal 26 hingga 29 Oktober kami pekerja mengadakan refreshing tahunan dengan menginap di penginapan dekat pantai.
Benar-benar kesempatanku pada akhirnya untuk terus melihat JOY adalah perusahaan. Komitmen, totalitas, profesionalisme menjadi spirit yang tetap harus terjaga di tengah segala kesadaran bahwa JOY juga adalah lembaga pelayanan mahasiswa.
Kesempatan di waktu luang aku isi dengan membaca beberapa buku, antara lain Daily Drucker (tentang manajemen), Failing Forward karya John C. Maxwell (tentang bagaimana cara memandang kegagalan) serta The Leader of The Future 2 (jurnal-jurnal kepemimpinan yang ditulis oleh ahli kepemimpinan yang terkenal di dunia).
Tentu olahraga favoritku tetap wajib kulakukan. Setiap Sabtu main sepakbola di Mandala Krida atau jika ada berkat main futsal.
Tolong doakan agar aku tetap segar dan menikmati semua pelayananku.

“orang yang bertanggungjawab tidak sekedar melakukan apa yang ia mau saja, tetapi ia melakukan apa yang menjadi kewajibannya. Tanggung jawab artinya melakukan apa yang seharusnya kita lakukan, meskipun kita tidak menyukainya melakukannya. Semakin anda bertanggung jawab, semakin merdeka hidupmu. Anda tidak dapat lari dari tanggung jawabmu di kemudian hari dengan menghindari tanggung jawab hari ini” (ABRAHAM LINCON)

Sebelum beranjak semakin tua usiaku, diriku mau sekolah lagi. Tahun depan aku merindukan untuk sekolah S-2 bidang teologi di luar negeri. Aku ingin sekolah di Filipina atau Singapura seperti yang pernah aku sharingkan di surat doaku tahun lalu.
Biaya yang dibutuhkan tentu cukup tinggi. Mulai dari biaya persiapan sekolah terutama tes TOEFL, lalu pengurusan paspor dan visa, serta biaya kuliah dan biaya hidup di sana. Sampai saat ini belum ada kepastian dari mana semua kebutuhan ini Allah cukupkan. Sampai saat ini aku masih berdoa dan berharap aku bisa mendapatkan beasiswa.
Dalam kondisi yang belum pasti ini, aku memilih mempersiapkan diri terlebih dahulu dengan mencari informasi lebih lengkap tentang sekolah, total kebutuhan, juga beasiswa, serta yang mempersiapkan diri dengan belajar TOEFL. Rencananya aku mau tes TOEFL bulan Desember untuk mengetahui kemampuan TOEFLku. Aku belum pernah tes TOEFL.
Setelah selesai S-2 aku ingin kembali ke JOY dan membagi apa yang kudapatkan untuk terus mengejar visiku, terutama perubahan Indonesia Tengah Timur. Aku juga rindu melayani Allah full time. Tolong doakan agar hikmat Allah dan kepekaan akan Roh Allah saja yang aku andalkan. Aku rindu bisa semakin dipertajam, Allah mau bekerja bagaimana lewat diriku.

OKTOBER LEVEL UP!

Tidak terasa bahwa saat ini masuk bulan ke-10 dari tahun 2008. ada banyak pokok doa yang ingin kubagikan. Namun, satu hal yang utama adalah, JOY harus membayar biaya sewa student center Rp 30 juta akhir bulan ini.
Student center ini adalah tempat yang sangat penting bagi pengembangan diri teman-teman mahasiswa. Teman-teman sangat menikmati student center di Munggur.
Saat ini, dari Departemen Manajemen JOY mendorong teman-teman mahasiswa untuk secara khusus bulan ini menyisihkan uang bulanan mereka Rp 10.000 untuk mendukung biaya sewa student center. Istilah bentuk dukungan ini adalah OKTOBER LEVEL UP! OKTOBER 10.000.
Harapannya teman-teman mahasiswa bisa semakin merasa menjadi bagian inti dari pergumulan JOY termasuk dalam hal finansial.
Tolong dukung dalam doa pergumulan finansial JOY bulan ini.


PARTNER BARU

Semakin kompleks apa yang terjadi di JOY dan termasuk di dalamnya JOY Timoho karena semakin banyak teman baru yang datang dan tentu semakin bertambah jumlah anggota JOY.

Aku sendiri melihat aktivitasku semakin padat. Aku tetap menjadi Kepala Departemen Manajemen JOY, staf pendamping Timoho dan juga mengajar pelatihan di JOY setiap Selasa, mengajar kursus komputer di Timoho setiap hari Kamis jam 14.00, Jumat jam 15.00 dan Sabtu, jam 14.00 dan jam 16.00, serta mengajar pelatihan calon staf

Bagiku ini menjadi kesempatan aku mengembangkan kapasitasku. Namun, secara pribadi passionku bagi perubahan Indonesia Tengah dan Timur melalui perubahan Timoho sangat besar tetapi aku sadar aku tidak bisa berjuang sendiri dengan semakin berkembang JOY Timoho. Aku jujur membutuhkan partner-partner baru untuk saling mendukung, saling melengkapi dan saling belajar satu sama lain.

Karena itu aku sungguh berharap ada teman-teman dari JOY Timoho yang sudah lulus, tidak langsung pulang, tetapi mengambil keputusan melayani di JOY.

Aku yakin dengan melayani di JOY akan menjadi bekal yang luar biasa sebelum mengubah daerah masing-masing. Selain itu, karena senioritas tetap menjadi hal yang berpengaruh pada pengambilan keputusan di daerah, sangat tepat ketika mereka kembali ke daerah mereka setelah umur dan kedewasaan mereka bertumbuh selama dua atau lima tahun di JOY.

Comments