JADILAH KEHENDAKMU

26 tahun

7 September 1982 aku lahir di rumah, bukan rumah sakit. Kini sudah 26 tahun aku menikmati pengalaman bersama Allah di dunia ini. Sungguh mengucap syukur karena pada akhirnya aku bisa mengatakan Allah sangat mengasihiku. “bila kulihat hidupku, dan karya tanganMu, kuterkagum” karena banyak pengalaman hidup yang Allah berikan kepadaku untuk membentukku menjadi pribadi yang semakin utuh dan menyenangkan hatiNYa
Lebih spesial lagi karena aku diberikan kesempatan sadar bahwa dalam hidupku aku adalah partnerNya dalam membawa banyak jiwa mengenal Dia dan diselamatkan.
Setiap orang menjadi partner Allah sesuai panggilannya. Saat ini aku menjadi partner Allah dengan cara melayani di JOY.
Tidak terasa bulan ini tepat aku dua tahun melayani Allah di JOY. Sungguh waktu berlalu tanpa terasa.
Aku sadar bahwa setiap mahasiswa dianggap penting bagi Allah. Mereka sangat dikasihi Allah. Allah ingin mereka mengenalNya. Dan aku sudah seharusnya menganggap mereka juga pentng bagi hidupku. Akan kulakukan apapun hingga mereka bisa mengenal Dia secara pribadi. Ada semangat yang menggebu-gebu dan tidak pernah menyerah dalam melayani karena aku mengarahkan diri pada visi yang Allah berikan padaku, yaitu perubahan Timoho yang membawa perubahan Indonesia Tengah dan Timur.
Satu hal yang aku rindukan adalah aku bisa lebih mengerti masa depanku. Tolong doakan langkah hidupku selanjutnya...aku rindu bisa sekolah teologia di luar negeri untuk memperlengkapi pelayananku. Aku rindu bisa studi banding ke Jakarta untuk melihat pelayanan mahasiswa lain untuk bisa mendapatkan inspirasi bagi pelayananku di JOY. aku rindu ada JOY di daerah lain selain di Yogyakarta.
Ada banyak pemikiran, ide, mimpi, kekhawatiran di dalam diriku di bulan ini. Tolong doakan agar aku selalu SETIA dan SETIA dan SETIA dalam segala hal yang harus kuhadapi dan tidak aku mengerti. Tolong doakan agar tantangan tidak membuatku mengambil keputusan yang salah dalam masa depanku.
Pada akhirnya aku hanya ingin TAAT dan TAAT dan TAAT pada kehendak Allah. “bukan kehendakku yang jadi ya Allahku, tetapi jadilah kehendakMu”
Saudaraku, aku membutuhkan dukungan doa dari dirimu. Aku merindukan dukungan doa untuk pribadiku, pelayananku sekarang dan juga masa depanku. Terima kasih mau mendengar hidupku lewat surat ini.


Thank you

Akhirnya kami bisa membeli kulkas. Sungguh luar biasa dukungan dari alumni dan pihak lain bagi pembelian kulkas ini. Aku memuliakan Tuhan dan hatiku bergembira karena perbuatanNya yang besar lewat banyak orang.
Terima kasih juga untuk beberapa alumni yang memiliki hati bagi JOY Timoho dan mendukung dalam doa dan juga dana. Majalah JOY Timoho dan selebaran sudah dicetak dan pada akhirnya sudah dibagikan ke mahasiswa baru. Tolong doakan agar alat promosi ini bisa menyentuh hati teman-teman untuk mengambil komitmen di JOY.
Terima kasih juga untuk para pendukung (4 Mahasiswa Universitas Maranatha Bandung dan RBC Indonesia) yang sudah mengirimkan dengan setia buku pendukung quiet time tiap bulan untuk anggota JOY Timoho.

20 0rang

Efek promosi (presentasi, JT Magazine (Majalah JOY Timoho , dan selebaran) sangat terasa di kampus APMD.
Ketika masa orientasi mahasiswa baru, Unit Kegiatan Mahasiswa Protestan APMD memberikan kesempatan kepada JOY Timoho melakukan promosi dengan mengadakan presentasi.
Seluruh perlengkapanpun disiapkan, mulai dari viewer, keyboard dan keyboardistnya, serta majalah dan selebaran yang eksklusif dan juga hadiah door prize untuk tiga orang (CD lagu JOY: Hope Spot)
Ada hamper 40 orang mahasiswa Kristen yang hadir ketika acara orientasi tersebut. Dari 40 orang tersebut, sekitar 20 orang datang ke acara JOY Timoho hari Rabu esok harinya. Hari Jumat ada sekitar 10 orang yang datang ke J-Nite Party.
Jauh hari kami sengaja merencanakan acara nonton bareng untuk mengantisipasi datangnya teman baru dan juga menyegarkan teman-teman lama yang baru datang.
Ketika presentasi saya menantang mereka untuk ikut JOY dua bulan dan setelah itu memutuskan komitmen di JOY atau tidak.
Tolong doakan agar hati mereka dibuka dan mau mengambil pilihan untuk bertumbuh di JOY setelah dua bulan.

Follow up and Grow up

Tantangan terbesar ketika teman baru dating adalah bagaimana membuat mereka merasa diterima, tidak rendah diri dan bisa dengan nyaman bergaul dengan teman-teman lama.
Tolong doakan agar aku dan tim inti bisa mendapatkan ide-ide kreatif untuk menciptakan fellowship awal yang membuat mereka setia di Timoho.
Ada beberapa pemikiran seperti makan bareng, olahraga bareng, kunjungan, serta acara weekend seperti Timoho Members Weekend. Itu semua baik, tetapi aku sungguh rindu tuntunan dari Allah yang mengarahkan kami dalam mengambil keputusan follow up teman-teman baru,
tolong doakan juga program yang efektif agar teman-teman lama tetap bisa bertumbuh dan tidak merasa bosan dengan segala aktivitas yang ada.
Ini tantangan bagiku bisa memenuhi kebutuhan yang berbeda dari teman baru dan teman lama

4 or 6?

Jika semakin banyak teman baru yang hadir, mau tidak mau efektivitas mereka untuk bertumbuh semakin berkurang jika hanya ada dua cell group di Timoho. Sekarang saja sudah ada sekitar 25 orang anggota aktif JOY Timoho. Jika teman-teman baru berkomitmen, bulan Oktober bisa bertambah menjadi 35-40 orang.
Ini jumlah yang menuntut multiplikasi. Tentu multiplikasi tidak semudah membalik tangan, banyak hal yang harus dipersiapkan. Mulai dari leader baru, tempat baru, fasilitas pendukung cell group seperti gitar, piring, gelas, serta buku lagu.
Tolong doakan agar aku dan tim inti bisa berhikmat “melatih” calon leader baru, terutama karena Nedi, Owen, dan Yanto akan selesai November ini. Tolong doakan juga agar Allah mencukupkan kebutuhan finansial untuk membeli gitar dan fasilitas lainnya. Aku berpikir JOY Timoho bisa multiplikasi menjadi 4 hingga 6 Cell group. Itu berarti butuh gitar minimal tiga buah. Kami juga harus melatih gitaris baru.
Bersyukur karena ada satu teman baru yang menawarkan tempat kosnya menjadi tempat cell group karena pemiliknya orang Kristen yang sangat terbuka tetapi juga tegas dalam hal merokok dan minum. Ini membuka peluang bagi kami untuk siap multiplikasi.


Hari Minggu Hari Istirahat

Bersyukur karena teman-teman dari Korea sudah pulang. Jujur selalu JOY membutuhkan lebih banyak pekerja karena lading semakin banyak yang menguning namun pekerja di lading sedikit.
Aku bisa fokus pada tanggung jawabku lagi walau tetap membutuhkan partner baru agar maksimal.
Bulan ini tolong doakan persiapanku sharing firman di JNP tanggal 12 September. Menjelaskan tentang kerajaan Allah yang telah datang dalam bahasa mahasiswa adalah tantangan terbesar bagiku.
Tanggal 10 September Timoho dan Campus Ministry Selatan mengadakan Pesta Matius yang bertujuan untuk membangun relasi dengan teman-teman baru sehingga mereka mau bergabung di keluarga JOY. Tolong doakan agar ada banyak teman baru yang datang dan juga ada pengaruh positif dari pesta ini.
Selain itu aku mulai kembali mengajar kursus computer Microsoft Word, Excel, PowerPoint dan MindManager mulai tanggal 18 September. Aku hanya mengajar hari Kamis, Jumat dan Sabtu sekitar jam 14.00 hingga 17.00 karena hari Minggu aku ingin beristirahat penuh dari segala aktivitasku. Ini adalah evaluasi dari pengalaman mengajar kursus periode sebelumnya. Cukup susah aku menemukan waktu yang panjang untuk istirahat.


NTC...

Aku masih terus berjuang untuk mematangkan konsep New Timoho Course ini. Tidak semudah yang aku perkirakan. Pembuatan handout Microsoft PowerPoint dan MindManager masih 50% dan teman-teman juga sepertinya belum merasakangaung kursus ini walaupun sudah setiap minggu ada promosi lewat buletin JOY Timoho, yaitu JT News. Aku jadi bertanya, apakah mereka malu untuk mendaftar, sehingga aku harus berinisiatif bertanya langsung kepada mereka?
Tolong doakan juga agar ada orang yang bisa mengajar selain diriku. Aku juga masih menggumulkan tentang masa depan NTC terutama legalitas badan hukummnya serta kerjasama dengan laboratorium APMD untuk mengadakan kursus dengan system bagi hasil. Semua ini seperti belum ada titik terang.
Bersyukur karena ada tambahan komputer baru milik salah satu anggota JOY Timoho yang dititipkan di NTC karena dia akan tidur di ruang UKM PRamuka APMD. Sebelumnya dia tinggal di asrama Papua MAnokwari di dekat terminal CondongCatur. Namun, karena terlalu jauh, dia memutuskan untuk tidur di ruang UKM Pramuka. Untuk menjaga keamanan, komputernya tidak ditaruh di ruang UKM Pramuka, namun dititipkan di NTC.
Tolong doakan untuk kebutuhan satu lagi komputer. Karena sekarang untuk komputer yang dulunya milik Library ternyata tidak bisa hidup ketika aku pertama kali mau memakainya, tolong doakan untuk perbaikannya


Menjaga iman

Ketika aku membuka kembali surat doaku sejak pertama kali aku membuat surat doa Juli 2007, aku ternyata menemukan fakta bahwa pokok doaku untuk homebase Timoho sudah kuceritakan sejak Agustus 2007 dan Allah menjawabnya setelah delapan bulan (April 2007). Delapan bulan bisa dikatakan belum terlalu lama dalam menunggu sebuah jawaban doa. Bagaimana dengan pokok-pokok doaku yang lain atau pokok doa JOY Timoho lainnya atau JOY secara keseluruhan?
Satu hal yang aku pelajari ketika melihat fakta tersebut adalah aku harus bertahan MENJAGA IMANKU kepada Allah, MENJAGA PENGHARAPANKU tentang pergumulan yang menjadi pokok doaku. Hal ini berlaku pada kebutuhan finansial JOY. Imanku benar-benar diuji sejak aku bergabung menjadi pekerja di JOY. selalu ada masa-masa menegangkan ketika kebutuhan JOY yang sangat besar belum terpenuhi sedangkan deadline kebutuhan tersebut semakin mendekat. Tolong berdoa terus untuk kebutuhan finansial JOY setiap bulan dan juga sewa Student center bulan Oktober Rp 30 juta dan juga tolong doakan diriku agar tetap menjaga imanku, terus berpengharapan pada penyertaan Allah.

STIE IEU dan UTY

Aku rindu teman-teman baru yang datang menjadi anggota keluarga JOY Timoho bukan hanya mayoritas dari APMD. Aku rindu dari kampus lain juga hamper seimbang dengan mahasiswa dari APMD. Saat ini aku sendiri masih menggumulkan strategi yang tepat untuk mengajak lebih banyak lagi teman-teman dari kampus lain. Aku sedang berdoa agar ada banyak mahasiswa dari STIE “IEU” yang mayoritas cewek bisa bergabung. Dari UTY juga aku berharap banyak.Tantangan terbesar adalah mayoritas dari mereka berasal dari Indonesia Timur dengan latar belakang iman Katolik.
Di Indonesia Timur sangat sulit Kristen Protestan dan Katolik rukun. Pengaruhnya juga terasa ketika mengajak mereka ikut acara JOY yang sepertinya berbau Protestan. Aku punya pemikiran mengadakan seminar tentang “oikumene”. Jika Allah berkenan salah satu pembicaranya adalah Frater Vincent dan kami bisa bekerjasama dengan UKM Protestan dan UKM Katolik APMD untuk acara ini. Tolong doakan penentuan waktu yang tepat dan segala persiapan dan juga dana dan terutama agar ada banyak yang datang dan mau berubah setelah mengikuti seminar ini.

Dua motor

Apakah ini menjadi mimpi Tuhan aku masih menggumulkan dalam doa. Namun aku sekarang melihat beberapa hal yang menjadi kebutuhan sekaligus mimpiku.
Melihat pentingnya kelancaran membimbing teman-teman baru di JT untuk mengenal Allah serta menjaga relasi dengan Allah serta mengembangkan diri, aku merindukan beberapa fasilitas pendukung, terutama transportasi. Aku merindukan JOY Timoho memiliki dua motor. Aku tidak tahu bagaimana caranya. Apakah Allah akan berikan gratis, atau beli motor ”second” serta menjawab harapanku untuk mendapatkan undian di Mirota Kampus sebuah sepeda motor. Aku merasa JT membutuhkan dua motor karena ada beberapa teman yang terkendala dalam hal transportasi untuk datang ke ministri atau jika ada acara ke luar.
Ada minimal tujuh orang yang sudah mau diajak ikut JOY Timoho namun terkendala dengan transportasi.

Kami sungguh bergumul karena dampak ketika teman-teman pekerja yang pergi ke Korea menitipkan motor mereka ke kami, aktivitas kami bisa berjalan lebih hidup.
Aku berharap bahwa hadiah dari undian tersebut bisa digunakan untuk uang mukar kredit untuk dua motor. Aku tidak tahu apakah ini solusi yang terbaik. Aku masih menggumulkannya. Jika harus kredit dua motor tiap bulan, kami memerlukan dana untuk membayar kredit tersebut.
Bersyukur karena satu alumni mau berkomitmen mendukung Rp 100.000 untuk modal uang muka. Tolong dukung dalam doa pemikiranku ini, agar aku peka kehendak Tuhan.

Comments