SIMSON YANG MELUPAKAN

SIMSON sebenarnya ingin Allah pakai luar biasa sesuai VISI yang diberikan ALLAH padanya, yaitu sebagai hakim Israel yang membebaskan bangsanya dari Filistin. Sejak sebelum lahir Allah sudah menetapkan dia sebagai alatNya. Dia diberi kekuatan yang super. Dia dibutuhkan untuk mengalahkan orang Filistin. Dan Allah menyertai dia ketika awal dia menjadi hakim. Banyak pengalaman bersama dengan Allah yang dia rasakan.

Aku melihat visi selalu berkaitan dengan kapasitas dari Allah (kekuatan Simson), kebutuhan (orang Israel dijajah Filistin), dan juga pengalaman bersama dengan Allah yang menunjukkan “benang merah” visi yang Allah berikan (pengalaman Simson mengalahkan orang Filistin dalam berbagai situasi).

Jujur aku terus menguji KAPASITAS, KEBUTUHAN, dan PENGALAMAN BERSAMA DENGAN ALLAH dalam diriku hingga detik ini. Yang kusadari adalah HATIKU SEMAKIN TERTUJU PADA INDONESIA TIMUR DAN TENGAH. JIKA AKU YAKIN pada VISI yang diberikan pada Allah, sungguh tantangan yang paling berat adalah merencanakan dengan berhikmat segala sesuatu berkaitan dengan visi tersebut.

NEW TIMOHO COURSE COMPUTER (NTCC)
Untuk sementara aku mengambil komitmen menambah 1 tahun lagi melayani di JOY karena aku ingin melakukan mentoring lebih sempurna kepada Endang (dia mau menjadi staf) agar dia kelak bisa memimpin Departemen Manajemen.

Sungguh merupakan ucapan syukur yang luar biasa ketika pada akhirnya JOY bisa mendukung disewanya HOMEBASE TIMOHO. Terima kasih untuk setiap dukungan doa dan dana hingga saat ini dari semua saudaraku dalam Kristus. Sukacita dan semangat yang semakin besar untuk menjadi bagian dari perubahan Timoho hadir dalam diriku.

Homebase itu kegiatan utamanya adalah kursus dan rental komputer. Namanya adalah NEW TIMOHO COURSE COMPUTER (NTCC). Kursus ini menawarkan paket pelajaran dasar mengenai Microsoft Office, Adobe, dan Corel Draw. Di tempat yang kami sewa, ada 3 kamar, jadi satu kamar akan saya tempati dan bayar seperti kos, dan 2 kamar lainnya akan ditempati tiga orang anggota JOY Timoho. Mereka adalah teman-teman yang komitmen di CO dan ministri, namun kesulitan keuangan sehingga mereka tinggal di asrama. Nah, asrama mereka terletak di pinggir kota, jadi mereka kesulitan transportasi dan waktu. Jadi, harapannya mereka bisa semakin mengembangkan diri jika berada di NTCC. Mereka akan didukung dalam hal membiayai sewa kamar.

Tolong doakan juga agar teman-teman JOY Timoho mau berkomitmen mendukung biaya operasional NTCC melalui perpuluhan mereka. Rencananya bulan Mei kursus sudah bisa dibuka. Tolong doakan untuk kebutuhan dua komputer lagi untuk kursus ini. Harapanku NTCC menjadi sarana yang pada akhirnya mengubah Timoho (NEW TIMOHO: Kudus dan Profesional) dan pada akhirnya menyentuh dan merubah Indonesia Tengah dan Timur.
Selama satu tahun ini aku juga terus menyempurnakan kursus dan rental komputer dan terus melihat situasi apakah setelah satu tahun aku sudah bisa melepaskan bagian ini kepada staf yang lebih muda dan apakah Allah memberikan kesempatan padaku untuk sekolah lagi. Namun semuanya aku sedang gumulkan dalam doa.


A BUNCH OF THANKSGIVING

Seiikat ucapan syukur (a bunch of thanksgiving) kuberikan pertama-tama kepada orangtuaku yang luar biasa. Aku sungguh bersyukur karena aku memiliki orangtua yang sangat mengasihi Allah dan sangat mengasihi kami anak-anaknya. Dari kecil kami sudah diajar untuk mengenal Allah melalui quiet time bareng. Dari kecil kami sangat diperhatikan dalam hal kesehatan dan pendidikan. Aku tidak berhenti mengucap syukur untuk mamaku yang mendorong aku untuk minum air putih delapan gelas tiap hari. Papa dan mamaku mewariskan semangat berolahraga hingga masa tua mereka kepada kami. Ini sangat bermanfaat di tengah segala kesibukanku saat ini. Yang paling membuatku terharu, dengan kondisi keuangan kami yang dulu tidak berlebihan, papa mamaku mau berjuang mencari dukungan beasiswa dan berkorban untuk kebutuhan pendidikan kami. Satu hal yang penting dalam warisan inspirasi mereka adalah BERJALANLAH SESUAI KEHENDAK ALLAH DALAM DIRI KITA BUKAN KEINGINAN KITA PRIBADI. Kebahagiaan adalah bonus dari ketaatan dalam mengikuti rencana Allah dalam hidupku.

Aku mengucap syukur bisa sadar kecenderungan kepribadianku dari berbagai situasi yang aku lalui bersama adikku Richard dan Rilia. Aku sadar ada orang yang kepribadiannya berbeda dari mereka dan aku belajar menerima kepribadian yang berbeda mulai dari menerima mereka. Mereka adalah pribadi yang luar biasa. Kapasitas yang Allah berikan pada mereka dalam hal musik, pemikiran, hati yang melayani sungguh memberi semangat padaku untuk terus melayani Allah.

Oce, adalah anugerah yang sangat aku syukuri. Dari dia aku bisa belajar bagaimana bersikap lebih berhikmat dan dewasa dan lebih mau dengan lapang dada tidak menuntut orang lain sempurna sesuai harapanku. Namun, aku disadarkan bahwa mengasihi itu tidak mungkin menyakiti, mengasihi itu tidak mungkin egois dari berbagai “konflik” yang ada di antara kami. Sungguh pada akhirnya kasih Allah itu lebih aku hargai karena bisa mengenal Oce.

GOD’S SUPERTEAM
Ketika masa-masa kelam dalam hidupku, aku sangat diberi kekuatan karena dukungan yang luar biasa dari Kak Ika Shekar dan Mas Gugun. Setiap dari mereka tidak pernah menyerah untuk memberi semangat, pengertian dan kasih padaku sehingga aku tetap bisa berjuang untuk menghadapi tantangan sebesar apapun saat ini. Jika tidak ada mereka, mungkin aku tetap menjadi pribadi yang munafik dan mudah menyerah.

Masa mahasiswa berlalu, inspirasi datang ketika mengenal Kak Puput dan Pak Kyung lebih dalam ketika aku melayani secara full time di JOY. Tidak ketinggalan setiap pekerja di JOY saat ini. Aku sungguh selalu penasaran apa lagi yang bisa aku pelajari dari setiap mereka, karena mereka hingga kini terus melengkapi apa yang kurang dari dalam diriku dan memberi inspirasi untuk aku berubah menjadi pribadi yang lebih baik dalam melayani. Ada yang memberikan sense of humour, ketegasan, hati yang mau terus belajar lebih baik lagi, melihat dari sisi pandang yang kadang tidak aku pikirkan serta spirit JOY yang sangat kental, tidak menyerah dengan kondisinya, belajar menerima orang lain, memperhatikan orang lain, terbuka untuk dibentuk dan terus belajar, serta obyektif dalam berbagai situasi.

Pak Kyung adalah pribadi yang luar biasa. Kenyamanan di Korea dia tinggalkan karena visi yang Allah berikan padanya. Penyesuaian diri dengan lingkungan yang berbeda dia mau hadapi. Inovasi pelayanan terus dia kembangkan. Rasa sayang pada anak-anaknya dan terutama pengetahuan dia dalam Alkitab memacu adrenalinku untuk terus semangat mengembangkan kapasitasku.

Yang terakhir, aku sungguh sangat terharu hati orang-orang negara lain yang sangat mengasihi Indonesia. Romo Tom, Pak Son dan Ibu, Ibu Peggy, Hye Sun, Narae, Ki Beum, dan Myoung Hee nuna dan sekali lagi keluarga Pak Kyung. Mereka adalah pribadi yang mau berkorban apa saja untuk pelayanan Allah di JOY. Sangat terharu untuk dukungan mereka lewat waktu, tenaga, doa dan dana.

Seiikat ucapan syukurku ini memberi kekuatan dan kesadaran bahwa Allah yang memanggil adalah Allah yang setia, tidak pernah membiarkan aku berjuang sendiri dalam pelayananku. Aku
memiliki GOD’s SUPER TEAM. Tidak pernah berhenti aku yakin bahwa doa dari setiap orang yang mengasihiku adalah dukungan yang luar biasa menjagaku untuk terus menyenangkan hati Allah.

Comments