INEFFECTIVE and UNPRODUCTIVE

“justru karena itu harus dengan sungguh-sungguh berusaha menambahkan kepada imanmu kebajikan, dan kepada kebajikan pengetahuan. Sebab apabila semuanya itu ada padamu dengan berlimpah-limpah, kamu akan dibuatnya giat dan berhasil…. Sebab jika kamu melakukan kamu tidak akan tersandung”. (2 Pet 1:5,8,10b).

Dalam Alkitab Bahasa Inggris versi NIV, terjemahan ayat 8 “giat dan berhasil” adalah keep you from being ineffective and unproductive. Kata tersandung dalam ayat 10b dalam bahasa Inggris “fall” artinya JATUH.

Iman TIDAK CUKUP dalam menjalani kehidupan Kristen, perlu TAMBAHAN. Jika tidak ada tambahan, maka hidup orang Kristen tidak akan efektif (INEFFECTIVE) dan tidak produktif (UNPRODUCTIVE) dan juga jatuh (FALL).

Dalam JOY TIMOHO, teman-teman sudah MEMILIKI iman, namun perlu ditingkatkan kesadaran untuk BERUSAHA DENGAN SUNGGUH-SUNGGUH alias DISIPLIN MENAMBAHKAN kepada iman mereka kebajikan, pengetahuan dkk. Masih perlu perjuangan agar mereka semangat quiet time walau sudah dibantu dengan buku panduan renungan, dan juga perlu diberi pengertian pentingnya MINISTRI.

PERLUKAH HOMEBASE?

Tahun depan, apa yang ALLAH inginkan JOY Timoho lakukan agar semakin banyak jiwa yang mempunyai komunitas dan mengenal ALLAH?

Ada dua hal yang aku renungkan.
Pertama, Aku sadar bahwa anggota JOY Timoho sekarang haruslah menjadi INSPIRASI bagi teman-teman di sekitar mereka. Bagaimana mereka menjadi INSPIRASI? Tentu jika mereka terus BERTUMBUH dalam RELASI dengan ALLAH, menambahkan kepada iman mereka, kebajikan, PENGETAHUAN, dan lain sebagainya. Oleh karena itu secara konkrit aku rindu semakin banyak yang aktif di MINISTRI dan PELATIHAN tahun depan.
Hal kedua, transfer nilai Kristiani yang mereka dapatkan di JOY bisa terjadi jika mereka punya wadah yang memudahkan mereka membagikan nilai tersebut kepada teman-teman mereka. Selain bergaul di kos dan kampus, aku merasa perlu pendekatan lain YANG MENARIK teman-teman mereka untuk mengenal JOY, dan pada akhirnya mengenal dan menerapkan nilai-nilai JOY dalam hidup mereka

Aku sudah pernah singgung di surat doa sebelumnya, sekarang aku sedang berdoa apakah ALLAH menghendaki ada HOMEBASE di TIMOHO tahun depan. Aku berharap homebase ini berfungsi sebagai KURSUS dan RENTAL komputer karena mayoritas teman-teman di TIMOHO tidak memiliki dan mengenal komputer. Selain itu ada MINI LIBRARY yang terdiri dari buku-buku yang berisi nilai-nilai KRISTIANI. Nah, aku belum tahu pasti apakah ini CARA ALLAH melangkah lebih jauh dalam menjangkau jiwa di TIMOHO. Tolong berdoa juga bersama diriku. Aku rindu sekali semakin banyak jiwa yang bergabung JOY Timoho.

Biayanya
Jika apa yang aku doakan selama ini adalah kehendak ALLAH, berarti ada kebutuhan finansial untuk rencana tersebut. Untuk tiga komputer, sewa ruangan, dan hal lainnya, aku perkirakan butuh ± Rp 6 juta. Aku perlu beli dua komputer @ ± Rp1,5 juta. Satu komputer lain aku berharap bisa kupakai dari komputer yang sekarang dipakai Richard. Lalu sewa ruangan ± Rp 2 juta satu tahun, dan hal lainnya ± Rp 1 juta, termasuk listrik. Tolong dukung dalam doa.

BERSYUKUR...BERSYUKUR...BERSYUKUR...

Bersyukur karena akhirnya doa kami tentang kebutuhan gelas terjawab lewat dukungan salah seorang alumni yang sangat mengasihi JOY. Melalui jawaban doa ini aku disegarkan terus bahwa karya Allah tidak berhenti dalam JOY Timoho.

Bersyukur juga karena selepas multiplikasi sebagian besar teman-teman JOY TIMOHO tetap semangat hadir. Satu per satu teman baru juga mau terlibat di ministri. Ada satu orang teman baru yang kami ajak ikut ministri. Pertama dia ikut, namun ketika diajak ikut pertemuan kedua dia mengirimkan sms kepada diriku mengatakan bahwa aku belum mau ikut ministri. Aku akan ikut jika aku menikmatinya seperti yang sekarang aku alami di JOY TIMOHO. Dia memintaku untuk memberitahukan hal ini kepada koordinator ministri. Namun, aku selalu lupa. Ketika aku bertemu teman baru ini seminggu kemudian, aku minta maaf karena belum bilang kepada koordinator ministri-nya tentang isi hatinya. Jawabannya membuatku terharu. ”tidak usah bilang kak...aku sekarang mau bergabung lagi.” Esok harinya dia langsung ikut pertemuang ministri.

Nedi sekarang sudah sehat dan semakin gemuk. Dia juga sangat semangat setelah pulang dari rumah sakit. Dia sangat berpengalaman dengan ALLAH karena biaya rumah sakitnya dicukupkan ALLAH dengan cara yang sangat memberkatinya.

Dia menginspirasi teman-teman tim inti dalam membuat strategi memperhatikan teman-teman anggota. Dia memberikan banyak ide termasuk dalam hal kecil cara praktis mengingatkan teman-teman untuk quiet time. Lalu dia berpikir juga TIMOHO perlu membuat rencana strategi yang konkrit selama satu tahun. Aku sangat diberkati untuk semangatnya.

Menjadi pembicara J-Nite Party untuk pertama kali ternyata membutuhkan energi yang besar. Setelah selesai sharing firman, sepertinya tenagaku langsung habis, aku malam itu lebih cepat tidur karena sangat lelah. Namun aku bersyukur karena banyak hal yang kupelajari dari pengalaman baru ini dari mulai persiapan hingga cara menyampaikan firman. Aku juga berterima kasih untuk segala bentuk dukungan dari semua orang yang mengasihiku.

MENEMBUS 2 JUTA

Bulan lalu MOC alias persembahan bulanan dukungan mahasiswa mencapai rekor tertinggi dalam tahun ini, ,menembus nominal Rp 2 juta, tepatnya Rp 2.142.000. luar biasa semangat teman-teman. Ucapan syukur lagi dalam diriku. Akhir tahun tidak berarti JOY berkurang aktivitasnya. Bulan Desember ini ada JOY Nite dan Retreat Pekerja, lalu ada General Retreat di bulan Januari. Semua JOYer tetap banyak aktivitas. Apa yang menjadi bagianku? Tentu sebagian besar adalah mengelola keuangan. Kembali aku berpetualang dalam iman di akhir tahun ini. Tiga event yang berdekatan dan banyak mengeluarkan biaya, belum lagi biaya rutin bulanan seperti listrik dan telepon serta gaji pekerja. Saudaraku, tolong doakan kebutuhan JOY di akhir tahun ini.

Iman tidak hanya terdiri dari unsur PERASAAN saja, namun juga PENGETAHUAN. Perasaan bisa naik turun, namun pengetahuan itu tetap dan berkembang. Ketika menghadapi petualangan di akhir tahun ini aku hanya berharap tetap sadar dengan PENGETAHUAN imanku bahwa ALLAH TIDAK PERNAH MENINGGALKAN AKU SENDIRIAN MENGHADAPINYA. Pengetahuan dan pengalaman imanku membuat perasaanku tidak hanya berfokus pada berapa besar tantangan namun membuatku tidak berhenti mengucap syukur.

Tanggal 23 Desember hingga 2 Januari aku akan pulang ke Tangerang. Aku bersyukur karena aku pulang dengan melihat Richard sudah memasuki tahap akhir dalam skripsinya.

Saudaraku jangan berhenti mendukungku.SELAMAT HARI NATAL...aku bersyukur karena ALLAH mau melahirkan putraNya di bumi demi kita...

Comments