Skip to main content

Posts

Featured Post

SURAT UNTUK NEDI DI SURGA

Recent posts

5 RAHASIA WAKTU

Sarapan sebelum jam 9, makan camilan 4 jam setelah sarapan, makan siang pada waktu istirahat, camilan sore hari, dan makan malam sebelum jam delapan malam adalah tips pengaturan waktu makan yang baik menurut salah satu website kesehatan. Entah apapun perasaan kita setelah membaca tips pengaturan waktu makan di atas, mau tidak mau kita harus menerima kenyataan bahwa we must pay attention about time. Why? Waktu itu bisa mengendalikan kita. Kita bisa terjebak dengan segala aktivitas yang menyita waktu sehingga kita tidak bisa benar-benar berhenti untuk menarik nafas. Akhirnya yang terjadi burn out dan efeknya bisa sangat negatif bukan hanya bagi kita sendiri tetapi bagi orang lain di sekitar kita. Sebelum burn out menimpa kita, mungkin bisa diperhatikan lima rahasia (mengelola) waktu di bawah ini: 1.      "Dua nikmat yang banyak manusia tertipu di dalam keduanya, yaitu nikmat sehat dan waktu luang." (HR. Bukhari, Tirmidzi dan Ibnu Majah) Abdul Fattah bin Muhammad dalam

RAKET dan STATUS WA MAS NASI UDUK

  Sudah sejak pertengahan September 2021 aku mulai mencoba olahraga bulutangkis di tengah kondisiku yang sedang dalam pemulihan patah tulang di bahu kananku. Aku bermain bulutangkis di gelanggang olahraga dekat tempat tinggalku. Kesempatan bermain bulutangkis ini ada karena aku melihat status Whatsapp Mas penjual nasi uduk langgananku.  Mas yang menjual nasi uduk ini update status ketika dia bermain bulutangkis. Lalu aku tanya-tanya ketika beli nasi uduk di tempatnya. Oleh karena ternyata tempatnya dekat tempat tinggalku, aku minta dia untuk memberitahuku jika dia mau main. Singkat cerita, dia info hari Ahad selanjutnya bahwa dia mau main sore hari. Oleh karena aku tidak ada kegiatan, aku mengkonfirmasi jika aku akan ikut main. Alhamdulillah aku akhirnya bisa olahraga lagi yang mengeluarkan banyak keringat setelah sekian lama tidak olahraga karena patah tulang di bahu. Mas tersebut adalah orang baik yang membuatku bisa berolahraga lagi. Setelah dua hari Minggu main bulutangkis, aku jug

TERIMA DIA TETAPI TIDAK MEMBENARKAN DIA

Perjalanan kereta kehidupanku, yang dijelaskan di tulisanku sebelum aku menulis ini (judulnya kereta kehidupan) penuh dengan situasi yang terkadang tidak diinginkan. Contohnya adalah bertemu dengan orang yang berbeda karakter dan berbeda prinsip dengan diriku.  Setelah lebih dari 39 tahun diijinkan hidup di dunia ini, aku terus melihat dengan mata kepala sendiri bahwa dalam sebuah lingkungan, tidak ada lingkungan yang semua orang di dalamnya karakternya bisa cocok dengan aku. Selalu ada karakter-karakter yang berbeda dan bahkan sangat bertolak belakang dengan karakter aku. Itulah kehidupan. Itulah lingkungan. Nah, alhamdulillah saat ini aku sudah berada dalam tahap di mana bisa menerima karakter-karakter yang berbeda dengan aku. Namun, tantangan yang aku sendiri terus berjuang melewatinya saat ini ada dua hal. Pertama, bagaimana aku sebagai senior dalam sisi usia dan pengalaman, bisa memberikan pemahaman dan menjaga sikap rekan-rekan yang berusia lebih muda untuk merespon dengan bijaks

KERETA KEHIDUPAN

  Tempat tinggalku sekarang cukup dekat dengan perlintasan rel kereta api. Jadi, suara ketika kereta lewat sering aku dengar. Aku senang mendengar suara kereta api karena kereta api itu adalah sarana transportasi favoritku ketika aku “ngelayap”. Ngelayap ini maksudnya adalah jalan-jalan ke berbagai daerah di Indonesia yang terjangkau dengan kereta api. Hal ini sudah aku biasa lakukan sendiri ketika masih tinggal di Tangerang. Semenjak tinggal di Malang dan sekarang di Sidoarjo, kereta api tetap menjadi pilihan utamaku. Kereta api berjalan dari satu stasiun ke stasiun lainnya sesuai dengan tujuan yang sudah dijadwalkan. Aku memilih kereta api yang sesuai dengan tujuan pergiku dan dari mana aku akan berangkat. Jadi ada banyak pilihan kereta api, namun yang aku pilih adalah yang sesuai dengan tujuan akhirku. Kehidupanku saat ini seperti kehidupan ngelayapku. Aku yang menentukan sendiri ke mana aku pergi dan aku memilih kereta kehidupan yang mana yang mau beli. Sepertinya egois dan tidak p

PERUBAHAN...APAKAH ENGKAU SEBUAH KEMATIAN?

  Tempat kerjaku saat ini (ditulis tanggal 31 Agustus 2021), memiliki dua kantor. Suatu siang, aku berangkat dari kantor yang satu untuk ke kantor yang lain, yang juga merupakan tempat tinggalku sejak pertama aku bekerja di tempat kerjaku saat ini. Ketika sampai, aku disambut dengan sebuah informasi bahwa kamarku, yang berada di lantai 1, dijadikan ruang kantor, tempat direktur dan manajer marketing bekerja, selain tempat bertemu orang-orang penting. Informasi tersebut adalah sebuah informasi perubahan yang tidak pernah aku duga. Mangkel? Hahaha… bisa tinggal di sebuah rumah tanpa harus bayar biaya sewa saja sudah alhamdulillah. Bisa tidur di lantai 1 sendirian dengan AC yang paling ok di antara AC-AC lainnya adalah alhamdulillah. Jika aku diminta untuk pindah, tidak pantas aku protes apalagi menolak. Perubahan itu harus aku terima dengan ikhlas. Nah, ceritaku itu adalah salah satu contoh perubahan yang sederhana. Bagaimana jika terjadi perubahan yang memberi dampak signifikan

Aku Beda. Aku Patah Tulang

Tidak semua pertanyaan kamu dijawab oleh aku. Tidak semua pertanyaan aku dijawab oleh kamu. Tidak semua pertanyaan aku dan kamu dijawab oleh Allah. Aku akhirnya belajar bahwa tidak semua pertanyaan randomku perlu diungkapkan. Aku belajar menerima diriku yang harus mengalami hal-hal yang berbeda yang jarang dialami oleh kebanyakan orang "normal". Beda itu sudah ada dari latar belakang orangtuaku hingga lika – liku hidupku sampai saat ini termasuk pengalaman 3 hari di ICU tidak sadarkan diri, engkel kaki kanan lepas dan sekarang patah tulang di bahu tanpa punya uang untuk operasi pasang pen. Tidak semua orang mengalami hal yang sama.  Aku tidak lagi marah dan kesal sambil bertanya pada Allah mengapa hal ini terjadi padaku. Aku belajar menerima hidupku yang banyak perbedaan dengan orang pada umumnya. Aku juga tidak bertanya apa maksud Allah lewat kejadian patah tulang saat ini atau segala kejadian, kebiasaan atau karakter yang "beda" yang aku alami sebagai diriku s

Amanah Pak Ogah

Pada suatu Sabtu di bulan Juni, kantorku yang seharusnya masuk dari jam 08.00-12.00, diliburkan karena pada tanggal merah dua minggu sebelumnya, kami sekantor masuk. Saat aku sedang bersantai menonton film di kamarku, tiba-tiba aku melihat ada notifikasi pesan Whatsapp (WA) di handphoneku. Ternyata, atasanku meminta tolong untuk mencetak dan mengirimkan dokumen pada saat itu juga. Aku nyalakan mesin motorku, kupakai helmku, lalu beberapa detik kemudian langsung budal (pergi) ke jalan dekat perumahan tempat tinggalku yang ramai dan banyak toko-toko dan usaha-usaha lainnya. Atasanku sudah info jika di jalan tersebut pasti ada tempat untuk mencetak dokumen tersebut. Tidak lama setelah tolah-toleh kiri kanan dengan kecepatan motor yang cukup lambat, akhirnya aku menemukan tempat fotokopi yang menawarkan jasa print juga. Alhamdulillah tempat fotokopi tersebut bisa mencetak dokumen yang dishare via chat WA saja, tanpa harus membawa flashdisk. Setelah mencetak dokumen, aku juga memesa